Apa itu IVA ( inspeksi visual asam)?
IVA
merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung
(dengan mata telanjang) leher rahim setelah mengusap leher rahim dengan larutan
asam asetat 3-5%
Seberapa berbahaya kankaer serviks?
Penyakit kanker serviks
merupakan satu dari sekian banyak jenis penyakit kanker yang sangat
berbahaya. Sel kanker yang menyerang rahim pada umumnya bisa menyebar ke
sel-sel lain yang ada di sekitarnya, bisa ke pembuluh darah, ke sel-sel saraf,
ke kelenjar getah benih, ke tulang, bahkan ke hati dan juga ke paru-paru yang meskipun letaknya relatif lebih jauh dari rahim.
Sel-sel normal yang ditempeli atau dimasuki sel-sel kanker bisa menjadikan sel
yang asalnya normal tersebut
menjadi tidak terkontrol. Akibatnya, sel itu tumbuh menjadi sel kanker yang
baru.Kanker serviks sendiri disebabkan oleh infeksi virus Human Papilloma Virus
(HPV) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun
wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum.
Gejala kanker serviks?
Pada kanker serviks stadium awal, tidak
ada gejala yang jelas, semakin lama gejalanya baru muncul antara lain
a.
Perdarahan
pada vagina, terutama setalah berhubungan seksual / Perdarahan di luar masa haid
b.
Perdarahan pada masa
menopause ( setelah berhenti haid )
c. Keputihan abnormal, keputihan yang berbau
kekuningan, berwarna, berdarah.
d. Nyeri pada pinggang dan perut.
Siapa yang Beresiko Terkena Kanker Serviks?
a)
Kawin
usia muda dibawa 20 tahun
b)
Melakukan hubungan
seks di usia muda
c)
Berganti-ganti pasangan seksual
d)
Pasangan ( suami )
yang tidak disunat / di khitan
e)
Infeksi pada kelamin
f)
Banyak melahirkan anak
g)
Kurang menjaga kebersihan
alat kelamin
Cara Deteksi Dini kankar serviks?
Deteksi dini dapat dilakukan dengan
pemeriksaan pap smear atau IVA ( inspeksi visual asam). IVA adalah deteksi dini
kanker leher rahim alternatif selain pap smear yang lebih mahal untuk
pemeriksaan daerah yang tidak bisa dijangkau oleh pap smear. IVA dilakukan
dengan cara mengolesi leher rahim dengan asam asetat, untuk melihat tanda-tanda
lesi prakanker ( tahanpan sel-sel berubah menjadi abnormal/kanker). Hasil IVA
bisa dilihat langsung saat itu juga sehingga dapat diambil keputusan cepat
mengenai pengobatannya.selain muda dan terjangkau, IVA juga memiliki akurasi
yang sangat tinggi ( 90 % ) dalam mendeteksi prakankar.

bagus om materinya
ReplyDelete